Home » Ini Pahala Besar Bagi Pecinta Taman Surga
Materi Penyuluh Agama

Ini Pahala Besar Bagi Pecinta Taman Surga

(Ilustrasi) Sebuah acara pengajian rutin taip malam Rabu oleh Majelis Taklim di sebuah mushala, Selasa (18/2/2020) lalu. (Foto: Dok.Imam ES/bekalbaik.com)

Assalamu’alikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh. Sobat bekalbaik.com, banyak hadits yang menyebutkan pahala besar bagi orang yang menghadiri pengajian atau taman surga karena Allah ta’ala untuk mencari ilmu.  

Nabi Muhammad SAW menyebut Majelis Ilmu atau pengajian dengan taman syurga, tersebut dalam hadist.

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوا قَالُوا وَمَا رِيَاضُ الْجَنَّةِ قَالَ حِلَقُ الذِّكْرِ

Nabi Muhammad SAW bersabda, ”Apabila kalian berjalan melewati taman-taman Surga, perbanyaklah berzikir.” Para sahabat bertanya, ”Wahai Rasulullah, apakah yang dimaksud taman-taman surga itu?” Nabi menjawab, ”Yaitu halaqah-halaqah zikir (majelis ilmu).” (HR at-Tirmidzi (no. 3510), Ahmad (III/150), dari Shahabat Anas bin Malik ra.

Anjuran menghadiri pengajian banyak disebutkan dalam Al Quran dan hadis Nabi Muhammad SAW, yang didalamnya menekankan keutamaan menuntut ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu pengetahuan umum, diantaranya dalam Al-Quran surat Al Mujadalah ayat 11.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha teliti apa yang kamu kerjakan”.

Karena, ilmu agama menjadi petunjuk dan pembimbing untuk mencapai derajat tinggi di akhirat kelak. Dan Ilmu umum akan membawa umat kepada kesejahteraan hidup di dunia.

lmu adalah cahaya yang menerangi perjalanan hidup manusia. Ilmu agama akan menunjukan kepada kita tentang apa yang diperintah dan apa yang dilarang.

Untuk itu, menuntut ilmu hukumnya wajib bagi seluruh kaum muslimin dan muslimat dari lahir sampai ke liang lahat dan tidak ada batasan usia dalam menuntut ilmu.

Sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi Muhammad saw.

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

Yang Artinya: “menuntut ilmu (agama Islam) hukumnya wajib atas setiap orang muslim” (HR Ath-Thobroni). (atau lihat Mujam Thabarani Kabir jilid 10 halaman 195 hadis nomor 10461, Sunan Ibnu Majah hadis nomor 220).

BACA : https://www.bekalbaik.com/2021/05/07/kultum-ramadhan-kewajiban-menuntut-ilmu-agama-islam/

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, beliau berkata bahwa Rosulullah Shallallahu’alaihi Wa sallam bersabda :

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“….Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan jalan ke surga baginya…….” (HR. Muslim). Shahih Muslim hadis nomor 4867.

Kemudian hadist.

لَا يَقْعُدُ قَوْمٌ يَذْكُرُونَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا حَفَّتْهُمْ الْمَلَائِكَةُ وَغَشِيَتْهُمْ الرَّحْمَةُ وَنَزَلَتْ عَلَيْهِمْ السَّكِينَةُ وَذَكَرَهُمْ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Tidaklah suatu kaum yang duduk berkumpul untuk mengingat Allah, kecuali dinaungi oleh para malaikat, dilimpahkan kepada mereka rahmat, akan diturunkan kepada mereka ketenangan, dan Allah Azza Wa jalla akan menyebut-nyebut mereka di hadapan para makhluk yang ada di sisi-Nya. (HR. Muslim). Shahih Muslim hadis nomor 4868).

Dengan dekat dengan orang shaleh dan duduk bersamanya (hadir dalam majelis pengajian) hati kita yang sedang resah, gelisah maka insyaallah hati menjadi tenang. Karena kita bersama orang-orang shaleh, guru yang mengajarkan nasihat-nasihat obat penyejuk hati.

Dalam menuntut ilmu, tidaklah cukup hanya mencari ilmu agama dengan hanya membaca buku, majalah Islam atau juga tulisan atau artikel-artikel yang bisa kita dapatkan di internet. Itu semua hanya untuk menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang ilmu-ilmu Allah Yang Maha luas.

Rasululloh Muhammad SAW menganjurkan kepada umatnya untuk mendatangi majelis-majelis taklim atau yang biasa disebut dengan majelis ilmi, sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Dzar Radhiyallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wa salam bersabda.

يَا أَبَا ذَرٍّ لَأَنْ تَغْدُوَ فَتَعَلَّمَ آيَةً مِنْ كِتَابِ اللَّهِ خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ تُصَلِّيَ مِائَةَ رَكْعَةٍ وَلَأَنْ تَغْدُوَ فَتَعَلَّمَ بَابًا مِنْ الْعِلْمِ عُمِلَ بِهِ أَوْ لَمْ يُعْمَلْ خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ تُصَلِّيَ أَلْفَ رَكْعَةٍ

“Hai Abu Dzar, engkau berpagi-pagi untuk mempelajari satu ayat dari kitab Allah lebih baik bagimu dari pada engkau shalat sebanyak seratus raka’at. Dan engkau berpagi-pagi untuk mempelajari satu bab ilmu kemudian diamalkan ataupun tidak diamalkan, adalah lebih baik bagimu dari pada engkau shalat sebanyak seribu raka’at.”  (HR. Ibnu Majah) Sunan Ibnu Majah hadis nomor 215.

Hebatnya lagi, sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan At-Tirmidzi.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرَضِينَ حَتَّى النَّمْلَةَ فِي جُحْرِهَا وَحَتَّى الْحُوتَ لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الْخَيْرَ

“Sesungguhnya Allah, MalaikatNya serta penduduk langit dan bumi bahkan semut yang ada di dalam sarangnya sampai ikan paus, mereka akan mendoakan untuk orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.” (HR. At-Tirmidzi) Sunan Tirmidzi hadis nomor 2609.

Subhanallah, itulah balasan Allah Subhanahu Wa Ta’ala terhadap hamba-Nya yang bersungguh-sungguh mencari dan mendatangi atau berkumpul dengan orang-orang yang sholeh untuk mengkaji ilmu-ilmu Allah.

Dan akan lebih baik lagi apabila apa yang sudah kita dapatkan dari pengajian, kita juga bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, insyaallah.

Artikel ini, sekaligus untuk mengingatkan diri saya untuk rajin menghadiri pengajian atau majelis ilmu. Oleh karena itu, saya ingin mengajak para pembaca, para pencinta dunia maya, dan siapa saja untuk saling mendoakan agar cinta pad taman syurga.

Mengingat masih dalam suasana Pandemi Covid-19, maka sementara pertemuan seperti pengajian dengan tatap muka mengikuti himbauan pemerintah, yakni dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) 5M, Memakai Masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak, mengurangi Mobilitas dan Interaksi serta Menjauhi Kerumunan. (*)

Jadwal Sholat :


jadwal-sholat

Kalender Masehi – Hijriyah

Masehi HijriyahPerhitungan pada sistem konversi Masehi – Hijriah ini memungkinkan terjadi selisih H-1 atau H+1 dari tanggal seharusnya untuk tanggal Hijriyah